Anies mengungkapkan hal itu saat kampanye akbar terbatas bertajuk 'Konser Bahagia Bersama Idaman Rakyat' di lapangan Kaprina, Ciracas, Jakarta Timur. Acara ini menghadirkan sajian utama berupa penampilan Rhoma Irama dan Soneta Grup.
"Jadi kita terus berharap dan menghimbau kepada semua pihak untuk berkonsentrasi pada memajukan Jakarta mensejahterakan rakyatnya membangun suasana damai saling menghormati," kata Anies di Ciracas, Kamis (2/2).
Lihat juga:Pesona Rhoma Irama di Arena Pilkada Jakarta |
Kedua pasangan itu diketahui tengah menghadapi persoalan hukum di Kepolisian maupun Pengadilan.
Menurut Anies, dengan kondisi yang tenang, orang dapat berkonsentrasi bekerja, maupun belajar untuk membangun Jakarta.
Sebaliknya, jika suasana tidak kondusif maka konsentrasi untuk membangun dan memajukan Jakarta akan terganggu. "Itu yang ingin kita terus dorong dalam situasi apapun. Kita akan fokus di situ," kata Anies.
Ratusan orang yang hadir larut dalam lantunan lagu yang dibawakan Rhoma, termasuk Anies-Sandi.
Bahasa Rakyat
Sementara itu, Sandiaga menilai konser yang dihelat Rhoma Irama merupakan strategi untuk menyampaikan pesan kepada warga Jakarta.
"Jadi kami Ingin berkomunikasi dengan bahasa yang dimengerti warga Jakarta, dan yang paling dimengerti adalah dengan musik dangdut," ujar Sandiaga.
Menurutnya, lagu-lagu yang dibawakan Rhoma Irama dan Soneta Grup memberi pesan bahwa persatuan dapat dicapai lewat perjuangan dan doa.
Anies dan Sandiaga mengapresiasi lagu tersebut. Mereka bahkan berencana menggunakan lagu Hak Asasi dalam kampanye-kampanye berikutnya. "Bagus banget, kayaknya nanti akan kami putar," ujar Anies.
Anies melanjutkan, Rhoma Irama akan terlibat dalam beberapa kampanye Anies-Sandi berikutnya. (wis/obs)