Orkes PMR menampilkan tiga lagu, yakni Bintang-Bintangan, lagu cover Terlalu Lama Sendiri milik Kunto Aji, dan Judul-Judulan. Dalam penampilan kali ini, posisi Johnny Iskandar digantikan oleh Arie Dagienkz.
Ribuan pendukung Ahok-Djarot yang memadati Ex Driving Range Senayan pun bergoyang. Mereka datang mengenakan atribut khas baju kotak-kotak biru-merah. Bendera Ahok-Djarot dan Slank berkibar-kibar di sela-sela lautan penonton.
Penampilan dilanjutkan oleh Tompi dan Sandhy Sandoro yang berduet membawakan lagu Bento. Setelah kedua vokalis pria itu, Oppie Andaresta gantian membawakan lagu baru ciptaannya "Lo Gue Cinta Jakarta."
Krisdayanti pun melanjutkan penampilan membawakan "Pilihlah Aku."
Dalam konferensi pers kemarin, Jay Subyakto, selaku konseptor dan art director, menyampaikan bahwa acara itu akan menampilkan gabungan pertunjukan band, solois, serta video testimoni dari para pendukung pasangan nomor urut dua.
"Ada pembacaan puisi juga, variasinya beragam. Nantinya itu akan diakhiri dengan kemunculan Ahok-Djarot di panggung dan mengemukakan apa yang akan mereka lakukan lima tahun ke depan," kata Jay saat menggelar konferensi pers di Markas Slank, Potlot, Jakarta Selatan.
"Ini gerakan budaya, karena bagi saya Ahok adalah eksperimen demokrasi Indonesia. Guncangan seperti ini sudah terprediksi sebelumnya, tapi kami tetap memilih demokrasi dan tidak mau balik arah anti demokrasi," kata Bimbim, penggebuk drum Slank. (wis)