"Kita punya lembaga yang mengurus, menurut saya itu penting sekali. Jadi jangan membentuk lembaga baru tapi optimalkan lembaga yang sudah ada," kata Sylvi saat ditemui di Ciracas, Senin (6/2).
Dia menilai, keberadaan lembaga sensor maupun Komisi Informasi Pusat harus dimaksimalkan agar penyebaran pornografi melalui internet bisa dicegah.
Penguatan peran lembaga yang sudah ada, menurutnya, sebagai salah satu cara untuk mengatasi serangan pornografi tanpa membebani kas keuangan daerah. Dia menilai tak perlu membuat lembaga baru untuk membendung kejahatan tersebut.
"Internal environment itu sangat penting, kalau di masing-masing keluarga sudah bagus maka lingkungan luarnya juga bagus," kata mantan Deputi Gubernur bidang Pariwisata dan Kebudayaan itu.
Dia mengatakan, debat yang akan diadakan pada Jumat (10/2) itu juga mengusung sub tema dari KPU RI yaitu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, anti penyalahgunaan narkoba dan kebijakan terkait disabilitas. (pmg/sur)