NasDem sebagai salah satu partai pendukung Ahok-Djarot melalui Sekretaris DPW NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino menyatakan seharusnya pernyataan itu tidak keluar karena sekarang ini yang terpenting seluruh pendukung Ahok-Djarot semakin merapatkan barisan.
"Namun, beliau (Trimedya) malah mengeluarkan komentar yang dapat memecah belah. Sangat disayangkan," kata Wibi di Jakarta, Sabtu (18/2), seperti dilansir dari Antara.
"Seluruh partai yang tergabung di dalam tim pemenangan pasti berjuang dengan sepenuh hati untuk memenangkan Ahok-Djarot terpilih kembali,” ujar politisi muda NasDem ini. “Kami mendukung tanpa syarat maupun embel-embel di belakang apapun.”
Wibi menyindir dalam porsi tim pemenangan ketua timses berasal dari PDIP yang sudah tentu dibutuhkan kemampuan komunikasi maupun kepemimpinan untuk memimpin tim agar mendapat hasil yang diinginkan
Dia menambahkan, partai NasDem 1000 persen maksimal untuk kemenangan Ahok di pilkada.
Menanggapi pernyataan tersebut, Trimedya mengaku tidak merasa mengecilkan NasDem atau partai lainnya yang selama ini mendukung Ahok-Djarot. “Kalau merasa begitu tidak apa-apa, hanya persepsi saja itu,” ujar Trimedya kepada CNNIndonesia.com, Sabtu.
“Kalau di PDIP ada tim eksternal dan internalnya, yang tim eksternalnya dipimpin oleh Pak Prasetyo Edi sehingga gerakan PDIP tampak masif dalam pilkada Jakarta,” tutur Trimedya.