Komisioner KPU DKI Moch Sidik mengatakan, kampanye dan sosialisasi biasanya dimulai tiga hari pasca penetapan hasil putaran pertama Pilkada. Selain kampanye, pemutakhiran data pemilih juga akan dilakukan pada saat bersamaan.
"Paling tidak kalau penetapan 4 Maret, kampanye dimulai tiga hari setelahnya. Maka, bisa jadi 5 Maret sudah jalan pemutakhiran data pemilih. Entah nanti tahap pertama kami rapat dulu, nanti kan pusat pemutakhiran data pemilih ada di PPS (Panitia Pemungutan Suara)," kata Sidik di Kantor KPU DKI, Rabu (22/2).
Masa kampanye dan sosialisasi putaran kedua Pilkada DKI rencananya berlangsung hingga tiga hari sebelum pemungutan suara, atau 16 April. Pemungutan suara putaran kedua Pilkada DKI rencananya digelar 19 April.
"Pada prinsipnya putaran kedua nanti penajaman visi dan misi calon. Kami sedang merumuskan format debat penajaman visi-misi itu seperti apa. Termasuk penentuan apakah debat diselenggarakan satu atau dua kali," ujar Ketua KPU DKI Sumarno di kesempatan terpisah.
Rekapitulasi tingkat kabupaten/kota berlangsung hingga Sabtu (25/2). Setelah itu, proses serupa akan dilakukan di tingkat provinsi hingga 27 Februari.
Penetapan hasil Pilkada DKI putaran pertama dilakukan pada 4 Maret. Jika tak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi atas hasil tersebut, tahapan putaran kedua Pilkada DKI dimulai sehari setelah penetapan.