Eko menyebut, PAN sudah menjalin komunikasi dengan enam partai yang tergabung di Koalisi Kekeluargaan minus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yakni Partai Demokrat, PKB, PPP, PKS dan Gerindra.
"Mudah-mudahan saja koalisi kekeluargaan benar-benar bisa jadi bagian dan mengantarkan cagub yang terbaik," kata Eko di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (23/2) malam.
Menurut Eko, pertimbangan DPW dan DPP PAN dalam mengambil keputusan dukungan di putaran kedua adalah suara dari pengurus cabang maupun akar rumput konstituen. Selain itu, PAN juga menunggu KPU DKI mengumumkan hasil resmi Pilkada DKI Jakarta.
Eko berkata, di sela kegiatan penyerapan suara dan menunggu hasil penghitungan resmi KPU, PAN terus melakukan evaluasi terhadap putaran pertama, termasuk dengan partai pengusung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.
"Dalam rangka evaluasi itulah kami nanti, PAN, memutuskan menyalonkan siapa untuk nanti. Keputusannya mungkin di awal-awal Maret lah," katanya.
"Kita juga menghormati penghitungan yang ada di KPU, nanti kalau sudah selesai kita deklarasi secara besar-besaran terhadap pasangan calon yang telah kita tentukan," kata Eddy.
Eddy mengatakan, hasil evaluasi sementara putaran pertama, banyak pemilih PAN yang cenderung mendukung pasangan Anies-Sandi dibandingkan Agus-Sylvi.