Ketua Umum PPP Djan Faridz mengatakan, pemecatan Lulung dari Wakil Ketua DPRD merupakan satu kesatuan dari pemecetannya sebagai kader.
"Pecat sekalian," kata Djan melalui pesan singkat, Senin (13/3).
Pemecatan dilakukan karena Lulung dinilai sudah melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PPP.
Lihat juga:Lulung: Saya Sudah Lama Minta Dipecat PPP |
Lulung berbeda pendapat dengan partainya di Pilkada DKI Jakarta. Jika PPP versi Djan Faridz mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat sejak awal, maka Lulung mendung pasangan dan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni pada putaran pertama, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada putaran kedua.
Deklarasi dukungan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP DKI Jakarta ini pada Anies-Sandi digelar kemarin di Jakarta.
Sementara itu, Lulung mengatakan, keputusannya mendukung Anies-Sandi justru sebagai bentuk upaya menjaga marwah PPP. Ia juga tak bisa dipaksa untuk mendukung Ahok-Djarot.
Lulung juga mengaku, dirinya sudah sejak lama berharap dipecat dari PPP terkait perbedaan dukungan di pilkada ini.