Juru bicara tim pemenangan, Raja Juli Antoni yakin lewat strategi itu warga ibu kota dapat secara objektif menilai cagub dan cawagub yang adil untuk memimpin DKI lima tahun ke depan. Ia mengklaim, banyak warga yang bersyukur atas kinerja Ahok-Djarot selama ini.
Selain itu, Antoni juga menanggapi positif hasil survei lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dipublikasikan Rabu (12/4) lalu.
Menurutnya, tren peningkatan elektabilitas Ahok-Djarot menunjukkan perbaikan tingkat keterpilihan cagub dan cawagub petahana itu.
Survei SMRC dilakukan pada 31 Maret sampai 5 April 2017. Dari hasil survei yang dilakukan, elektabilitas pasangan cagub-cawagub nomor tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno mencapai 47,9 persen. Sementara Ahok-Djarot mencapai 46,9 persen. Keduanya hanya terpaut satu persen.
"Ini menjadi energi baru bagi relawan dan kader parpol untuk terus bergerak sampai hari pencoblosan," ujarnya.