Menurut Ahok, sapaan Basuki, dirinya sengaja melaksanakan pembangunan jalan layang dan lintas bawah dalam skala besar di waktu bersamaan.
Alasannya, ia tak ingin menyicil pembangunan karena dianggap tak akan berdampak pada pengurangan kemacetan ibu kota.
Ahok memaparkan, jika pembangunan jalan layang dan lintas bawah tak dilakukan bersamaan maka penambahan ruas jalan tak akan sebanding dengan peningkatan volume kendaraan. Ia juga mengklaim, pembangunan dalam waktu terpisah akan memakan waktu total 10 tahun
Sementara, jika pembangunan dilakukan serempak maka tambahan jalan layang dan lintas bawah dapat dirasakan maksimal dua tahun mendatang
Ia pun mengungkap, jika dirinya kalah pada Pilkada maka gubernur baru ibu kota nanti hanya akan menikmati hasil pembangunan infrastruktur jalan yang telah ia lakukan
"Siapapun yang terpilih menggantikan kami dia keenakan tuh tinggal resmikan saja semua."