Logo Kursi Panas DKI 1

Mantan Panglima TNI Tunggu Masukan Warga untuk Anies-Sandiaga

Andika Putra
Selasa, 16/05/2017 14:42 WIB
Mantan Panglima TNI Tunggu Masukan Warga untuk Anies-Sandiaga Anies Baswedan berharap warga Jakarta aktif memberi solusi atas beragam persoalan ibu kota. Jenderal (Purn) Djoko Santoto bertugas mencatat masukan-masukan itu. (CNN Indonesia/M Andika Putra)

Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan berharap warga Jakarta secara aktif memberinya solusi atas beragam persoalan ibu kota. Anies dan pasangannya, Sandiaga Uno, menempatkan eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso di posko yang disebutnya Rumah Partisipasi untuk mencatat seluruh masukan tersebut.

"Kami mengharapkan aspirasi, tapi juga solusi yang bisa dimanfaatkan. Karena itu nama rumahnya bukan rumah aspirasi, tapi rumah partisipasi," kata Anies di Jakkarta Timur, Selasa (16/5).

Di Rumah Partisipasi, Djoko Susanto akan menjadi orang terdepan yang menerima solusi dari warga. Anggota Dewan Pakar Partai Gerindra itu kini memimpin tim pengarah yang dibentuk Anies dan Sandiaga.

Setelah menerima solusi, Djoko akan menyerahkan catatannya ke tim pakar yang dipimpin mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.

Anies mengatakan, ia akan menjadikan masukan warga di Rumah Partisipasi sebagai solusi tambahan. Ia mengklaim telah mendapatkan banyak masukan dari warga selama kampanye pilkada DKI lalu.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menyebut dua dari sekian solusi itu adalah menggiatkan budidaya tanaman hidroponik di level RW dan pengelolaan sampah mandiri.

"Contoh-contoh solusi yang kami inginkan itu agar Jakarta menjadi kota yang semua warganya bisa berpartisipasi," kata Anies.
Anies membuka Rumah Partisipasi bukan sebagai wadah laporan masalah ibu kota. Ia beralasan tak dapat menampung berbagai persoalan itu karena belum resmi menjabat gubernur DKI.

Rumah Partisipasi, kata Anies, merupakan tempat diskusi dan mencari solusi untuk membantunya menjalankan jabatan orang nomor satu di Jakarta.

"Kalau ada gorong-gorong macet, jangan lapor ke sini tapi lapornya ke aparatur pemerintah. Ini adalah Rumah Partisipasi untuk pemerintahan 2017-2022," ujarnya pekan lalu. (abm/asa)

ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL LAINNYA
0 Komentar