“Mereka hanya pekerja lapangan profesional dan mendapatkan tugas dari perusahaan media mereka bekerja untuk mendapatkan berita mengenai Papua,” ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (19/08).
Thomas dan Valentina ditahan di Kantor Imigrasi Jayapura karena diduga melakukan pelanggaran kasus keimigrasian dengan menggunakan paspor dan visa kunjungan untuk meliput berita. Kedua jurnalis tersebut kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ihwal tuduhan dari beberapa pihak yang menilai keduanya adalah opsir intelijen, pemasok amunisi untuk separatis bersenjata, atau pelaku tindakan kriminal bersifat makar, Eko meminta untuk segera dihentikan. “Mereka salah menggunakan visa turis untuk peliputan tetapi kami bisa memahaminya. Sulitnya perizinan untuk meliput, terutama media asing, mendorong jurnalis untuk berstrategi demi bisa mendapatkan berita,” dia menjelaskan.
Pada 2009, tiga jurnalis asal Belanda sempat ditangkap oleh petugas kepolisian dan ditahan paspornya karena dianggap melanggar ijin kerja.
Sedangkan pada 2014, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asassi Manusia Provinsi Bali mendeportasi dua jurnalis asing asal Australia, Daniel William Sutton dan Nathan Mark Ritchter. Mereka ketauan tengah melakukan peliputan berita terhadap terpidana bebas bersyarat Schapelle Leigh Corby dengan menggunakan visa kunjungan atau visa on arrival.
Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengatakan secara terpisah pihaknya telah mengirimkan surat kepada Direktorat Jenderal Imigrasi untuk segera membebaskan kedua jurnalis Perancis tersebut. “Ada tiga poin penting dalam surat itu yang kami soroti,” jelasnya. Antara lain, kata Bagir, Dewan Pers meminta agar jurnalis itu tidak ditahan, dan jika terbukti melakukan pelanggaran keimigrasian agar segera dipulangkan ke negeri asalnya.
Ia menambahkan kebijakan menutup sebuah wilayah untuk peliputan akan semakin membuat para jurnalis mencari strategi kreatif demi mendapatkan berita. "Pada prinsipnya, semakin ditutup-tutupi berita akan semakin simpang siur," katanya.