Masaa berdemo dengan menyanyikan lagu-lagu yang liriknya menyenandungkan masalah sosial. Tak lupa mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Kasus Pajak BCA, Pintu Masuk Bongkar Skandal BLBI Salim Group!!!” dan “KPK Usut Tuntas Skandal BLBI”.
Selain itu, mereka juga membawa kertas-kertas bertuliskan “Pajak Terkuras Untuk Bayar Obligasi BLBI”. Bahkan ada juga warga yang sengaja memakai topeng bergambar wajah pemilik Bank Dagang Negara Indonesia yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi BLBI, Sjamsul Nursalim. Polisi tampak berjaga di sekeliling warga yang sedang berdemo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Alek, selama ini Kejagung tidak punya itikad baik untuk membuka kembali kasus BLBI yang dapat dilihat dari ketidakjelasan argumentasi yang disampaikan Kejagung tentang kasus BLBI.
BRSK juga memberikan rujukan langkah yang dapat dilakukan KPK untuk membuka kasus BLBI, yakni dengan memanggil Anthony Salim terkait kasus pajak BCA menyusul ditetapkannya Hadi Purnomo sebagai tersangka.
Kedua, Sjamsul Nursalim dan Glenn Yusuf dikaitkan dalam proses suap-menyuap Artalyta dan Jaksa Urip, karena harus diumumkan siapa akor di balik kasus suap itu.