Bekas Bendahara Umum Partai Demokrat itu mengaku bakal membuka kedok Ibas yang sebenarnya ke Komisi Pemberantasan Korupsi. "Ibas itu banyak terlibat proyek. Saya akan membeberkan secara detail ke KPK berdasarkan bukti, tidak ada istilah bohong," kata Nazaruddin saat mendatangi Kantor KPK, Kamis (9/10).
Nazaruddin tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan pidana pencucian uang dalam bentuk saham di PT Garuda Indonesia Tbk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibas itu banyak terlibat proyek. Saya akan membeberkan secara detail ke KPK berdasarkan bukti, tidak ada istilah bohongMuhammad Nazaruddin |
Selain Ibas, saat itu Nazar juga tidak ragu menyebut beberapa nama penerima duit dari kasus korupsi Wisma Atlet seperti Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan beberapa Anggota DPR periode 2009-2014 seperti Mirwan Amir, Olly Dondokambey, dan Wayan Koster.
Nazaruddin masih enggan merinci laporan pelanggaran yang akan dipaparkan ke KPK terkait Ibas. Dia hanya memastikan pengaruh Ibas dalam berbagai proyek bakal dibongkar.
Diketahui, kasus dugaan korupsi wisma atlet Jakabaring ini telah menyeret sejumlah pihak yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Selatan Rizal Abdullah yang baru ditetapkan sebagai tersangka; Nazaruddin yang telah menjadi terpidana; anak buah Nazaruddin, Mindo Rosalina Manullang; Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam, serta bekas Anggota Komisi Olahraga DPR Angelina Sondakh.