PROFIL MENTERI

Sudirman Said: Lurus dan Anti Korupsi

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 26/10/2014 17:48 WIB
Sudirman Said: Lurus dan Anti Korupsi Sudirman Said dipilih Joko Widodo sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo telah mengumumkan nama menteri yang masuk Kabinet Kerja, Minggu (26/10). Nama Sudirman Said menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Nama Sudirman semakin menonjol justru ketika ia mental dan tersingkir dari jabatannya sebagai Senior Vice President Supply and Chain Pertamina tahun 2008/2009. Perusahaan minyak negara saat itu sedang berusaha melakukan transformasi dan bebersih diri.

Sudirman yang diberi tugas untuk membantu membersihkan dan mengefisienkan jaringan pasok minyak harus menghadapi kenyataan kuatnya mafia minyak di Indonesia. Walau susah dibuktikan banyak yang menduga ketersingkiran Sudirman akibat tekanan mafia minyak itu.

“Orangnya memang lurus dan rekam jejak anti korupsinya jelas,” kata Anang Rizkani Noor, yang menjabat sebagai Vice President Corporation Pertamina bersamaan dengan masa tugas Sudirman.

Anang yang juga ikut terpental dari Pertamina bersamaan dengan Sudirman menyebut pilihan Jokowi untuk menunjuk Sudirman sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) cocok.

“Pengalamannya mengurus persoalan energi tak perlu diragukan, disamping memenuhi persyaratan bersih dan berintegritas.”

Sudirman Said saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pindad. Jabatan yang ia pegang sejak Juni 2014.

Beberapa prestasi menonjolnya antara lain pernah menjadi Group Chief of Human Capital and Corporate Services di PT Indika Energy Tbk. Ia juga pernah menjadi Executive Director Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) CEO Summit 2013.

Pada 2005, dirinya terlibat dalam Rekonstruksi Pasca Tsunami untuk Aceh dan Nias selama tiga (3) tahun, sebagai Deputi Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias, Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia.

Alumni dari Universitas George Washington merupakan salah satu pendiri dan mantan ketua organisasi anti korupsi Masyarakat Transparansi Indonesia.

Dengan segala prestasi itu, Jokowi tidak ragu memilih Sudirman. "Sektor yang sangat besar dan saya titipkan," katanya.