Karir birokrasi Siti dimulai dari Kantor Pemerintah Provinsi Lampung dan berakhir jadi Sekretaris Jenderal di Kementerian Dalam Negeri era Soerjadi Soedirja dan Hari Sabarno, dari 2001-2005.
Posisi di Departemen Dalam Negeri ini sempat membuatnya terseret kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran yang menjerat Hari Sabarno. Tapi dia lolos dari jerat Komisi Pemberantasan Korupsi karena disebut proyek itu tak melalui dirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Doktor bidang planning dan menjadi profesional. Saya minta kawal lingkungan hidup kita ke depan," kata Joko Widodo di Istana Negera, Minggu (26/10).
Tentang pencapaian akademik ini, Siti pernah mengatakan bahwa dirinya adalah pegawai negeri sipil (PNS) pertama yang meraih master pada 1988 dan peraih doktor pertama dari kalangan birokrat pada 1998. Setelahnya, banyak PNS dan birokrat yang meraih pendidikan tinggi.Perempuan kelahiran 28 Agustus 1956 ini pernah mengisahkan bahwa dirinya sebetulnya sempat masuk nominasi Menteri Dalam Negeri pada 2000 dan 2004. Kini Siti tak sekadar masuk nominasi, Presiden Jokowi telah menetapkannya jadi menteri.