"Sama saja seperti orang Bali yang tidak mau dipimpin oleh orang lain selain warga Hindu. Kami warga Jakarta juga yang penting itu dipimpin oleh muslim. Karena warga Jakarta kan kebanyakan orang muslim," kata Awit saat dihubungi CNN Indonesia, Senin, (10/11).
Dia menjelaskan, meski ormas yang mengklaim memiliki anggota hingga 7 juta orang di seluruh Indonesia ini menolak Ahok sebagai Gubernur, hingga kini FPI tidak memiliki kandidat politisi ataupun tokoh masyarakat tertentu untuk digadang-gadang sebagai pemimpin Jakarta. "Kalau buat kita siapa saja. Yang penting muslim!" ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pagi ini, ribuan orang yang berasal dari ormas yang menamakan diri sebagai Gerakan Masyarakat Jakarta telah memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia sejak pukul 09.30 WIB. Awit mengatakan hingga pukul 10.00 WIB, sudah bergabung 15 majelis ta'lim bersama FPI dari seluruh Jakarta. Sedangkan selain FPI ada tujuh ormas lainnya yang saat ini sudah berkumpul di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
"Kalau dilihat dari benderanya, sudah ada tujuh ormas. Setelah dari HI, kami akan langsung mengarah ke Balaikota," kata Awit.