Tentang sikap rasial yang diduga menjadi motif pengunjuk rasa, Sanusi menilai itu hanya soal persepsi. Dia mengakui kelompok FPI dan ormas pengunjuk rasa hari ini memang mempunyai akidah yang sama.
“Menurut mereka kan pemimpin mereka tidak boleh beda agamanya,” tutur Sanusi lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menilai Ahok mestinya menanggapi hal semacam itu dengan santun, bukan dengan komentar yang memancing orang untuk marah. “Kalau berbeda pendapat, jangan dianggap musuh,” tuturnya.
Ahok, begitu Basuki Tjahaja akrab dipanggil, mengatakan penolakan orang lain terhadap dirinya adalah hak dalam demokrasi. Kalau massa bisa menolak dia, menurut Ahok, dia pun berhak menolak mereka.
“Biasa saja, alam demokrasi kayak begitu,” katanya lagi. “Kalau dia benci sama saya, saya juga benci kelakuan FPI, jelas pesan saya.”
Ahok mengatakan tengah mempersiapkan surat ke Kementerian Hukum dan HAM. Ahok mengirimkan rekomendasi pembubaran FPI kalau macam-macam di Jakarta.
Hari ini massa yang antara lain berasal dari Front Pembela Islam dan sejumlah ormas lain akan menggelar unjuk rasa di Balai Kota dan DPRD DKI. Massa yang disebut berjumlah ribuan orang itu menamakan dirinya Gerakan Masyarakat Jakarta.
Mereka pagi ini melakukan long march dari Bundaran Hotel Indonesia menuju DPRD DKI. Saat ini sebagian dari mereka sudah berkumpul di Bundaran HI.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah FPI DKI Jakarta Habib Salim Alatas alias Habib Selon mengatakan aksi ini bukan hanya diikuti oleh FPI. “Tapi juga dari ormas-ormas lain seperti FBB hingga pihak musala-musala. Ini namanya aksi sejuta umat,” kata Habib Selon saat dihubungi CNN Indonesia, Senin (10/11).