"Tuhan saja enggak semua orang suka. Lihat saja itu, rumah ibadah enggak penuh juga kan," kata Ahok berumpama.
Hal tersebut ia sampaikan usai mengikuti apel kesiapan pelantikan Gubernur dan penanganan banjir di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Syarat untuk jadi presiden atau gubernur hanya 50 persen plus satu. Kalau mesti 100 persen enggak ada yang bisa jadi presiden atau gubernur," ucap bekas Bupati Belitung Timur itu.
"Enggak ada urusan dengan paripurna ini. Semua keputusan pelantikan gubernur di presiden langsung," tutur dia.
Sedangkan menghadapi penolakan oleh organisasi masyarakat seperti Front Pembela Islam (FPI), Ahok menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Metro Jaya.
"Tanya sama Kapolda (Unggung Cahyono) buat menangani FPI," ucap dia. "Kalau tugas saya tuh membuat penuh otak, dompet, dan perut warga Jakarta. Kalau keamanan dan gangguan adalah tugas Kapolda," kata dia melanjutkan.