"Diselesaikan secara hukum, termasuk proses gelar professor itu dicabut apa tidak harus segera diperhatikan aturan-aturan etikanya," ujar JK di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (17/11).
JK pun menyerahkan proses hukum kepada BNN, dan meminta masyarakat mengawasinya. Pasalnya, penangkapan ini menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Indonesia. "Kalau intelektual masuk ke ranah itu apalagi yang tidak paham, luar biasa itu, di Makassar lagi," ujar JK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana diketahui Wakil Rektor III Professor Mussakir diduga terlibat penyalahgunaan Narkotika. Hal ini menyusul tes urine dan darah yang dilakukan polisi menunjukkan hasil positif mengandung sabu.
Dua hari sebelumnya, Musakkir telah dinonaktifkan dari jabatannya Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan oleh rektor. Dalam keterangan pers tertulisnya, rektor juga menyatakan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan kewenangan dan ketentuan perundang-perundangan yang berlaku apabila proses hukum membuktikan pria berusia 48 tahun ini bersalah.