Sebagai seorang pendukung Jokowi sejak kampanye, Abdee berpendapat bahwa saat ini Jokowi dan para menterinya masih berjalan pada jalur yang tepat, meski beberapa kebijakan seperti menaikkan harga BBM menimbulkan kontroversi.
"Saya kira masih pada jalurnya ya. Soal pengalihan BBM kan sudah tahu dari awal. Sebelum ia menjabat sebagai presiden, dia sudah menyuarakan tentang kenaikan BBM. Jadi ini janji dia dari sebelumnya. Dia sudah lakukan apa yang janjikan," ujar Abdee saat menghadiri acara Indonesia WOW di Gedung RRI, Jakarta, Sabtu (22/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu keputusan yang menimbulkan pro-kontra adalah mengangkat HM Prasetyo, anggota DPR RI dari fraksi Partai Nasdem, menjadi Jaksa Agung.
Menurutnya, sebagai orang awam yang bukan berlatar belakang politik, ia hanya akan memberikan waktu kepada Prasetyo untuk bekerja dan memberikan hasil yang baik kepada masyarakat.
"Saya belum ikuti (isu) itu. Namun, dia kan belum bekerja. Saya sebagai rakyat biasa hanya bisa melihat apakah orang ini baik dan yang penting adalah hasil kerjanya. Untuk itu, kita sebagai rakyat belum bisa menilai," paparnya.
Abdee kemudian mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada pemerintahan Jokowi bekerja terlebih dahulu. Menurutnya, masih terlalu cepat untuk menilai apakah pemerintahan Jokowi gagal atau berhasil membangun negeri.
Namun, Abdee memastikan bahwa ia akan tetap kritis dalam melihat kebijakan-kebijakan yang akan dibuat oleh Jokowi.
"Relawan yang terlibat dalam Konser Dua Jari masih tetap suka berkumpul dan memikirkan cara untuk mengawal pemerintahan ke depan.
"Jika pemerintah itu melenceng, kami bisa langsung sampaikan ke Presiden atau ke para menteri. Bisa juga lewat lagu. Kalau tidak didengar, kami turun ke jalan. Banyak cara agar rakyat bisa didengar," ujarnya menutup pembicaraan.