Hal tersebut disampaikan oleh Nusron Wahid selaku Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) di Istana Negara. "Nanti kita akan buat model peringatan dini. Bagaimana kita bisa deteksi dini hari per hari kondisi TKI di luar negeri seperti apa," kata dia, Kamis (28/11) malam.
Sistem peringatan dini tersebut, katanya, dibuat untuk mengetahui kondisi TKI lebih mendetail seperti kesehatan, produktivitas, serta pembayaran upah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, kita ingin gimana para TKI ini sebelum berangkat itu gampang prosesnya dan murah biayanya," kata dia.
Sementara itu, Anies Hidayah dari Migrant Care mengatakan persoalan perekrutan dan penempatan TKI ke luar negeri menjadi pekerjaan rumah (PR) utama kepala BNP2TKI yang baru.