MUNAS GOLKAR
Munas Golkar di Bali Kemungkinan Besar Mundur
CNN Indonesia
Sabtu, 29 Nov 2014 00:38 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Berita mengejutkan datang dari pertemuan antara ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung, dan Tim Penyelamat Partai Golkar (TPPG) Jumat (28/11) malam ini.
Penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar di Bali pada 30 November mendatang terancam batal. Dalam penjelasannya, Akbar mengatakan bahwa titik terang untuk mencapai islah sudah terlihat.
"Saudara Aburizal memiliki kesediaan untuk melaksanakan Munas pada tahun 2015 namun di luar bulan Januari. Sedangkan saudara Agung Laksono tetap ingin (Munas) Januari. Sekarang masalahnya tinggal memilih waktu yang tepat," jelas Akbar kepada para awak media.
Akbar juga mengatakan bahwa Agung Laksono cs siap membubarkan TPPG dengan syarat Munas tidak terselenggara di tanggal 30 November nanti. "Tinggal menunggu kesepakatan dengan Aburizal. Setelah ini langkah terdekat saya (Akbar) adalah kembali menemui Aburizal." ucap Akbar Tandjung.
Saat ini keputusan tanggal penyelenggaraan munas Partai Golkar hanya tinggal menunggu pengumuman dari pihak DPP Partai Golkar. Namun sebelumnya, Akbar Tanjung selaku ketua dewan pertimbangan akan bertemu dengan Aburizal selaku ketua umum Partai Golkar untuk mencari jalan terbaik.
Penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar di Bali pada 30 November mendatang terancam batal. Dalam penjelasannya, Akbar mengatakan bahwa titik terang untuk mencapai islah sudah terlihat.
"Saudara Aburizal memiliki kesediaan untuk melaksanakan Munas pada tahun 2015 namun di luar bulan Januari. Sedangkan saudara Agung Laksono tetap ingin (Munas) Januari. Sekarang masalahnya tinggal memilih waktu yang tepat," jelas Akbar kepada para awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini keputusan tanggal penyelenggaraan munas Partai Golkar hanya tinggal menunggu pengumuman dari pihak DPP Partai Golkar. Namun sebelumnya, Akbar Tanjung selaku ketua dewan pertimbangan akan bertemu dengan Aburizal selaku ketua umum Partai Golkar untuk mencari jalan terbaik.