“Golkar membuka diri untuk calon ketua umum. Yang ditolak itu kalau calon yang deklarasi bersumber dari orang presidium (Agung Laksono CS),” kata Ridwan, di Bali, Minggu (30/11). (Baca juga: Kubu Agung Simpan 'Perwakilan' di Bali)
Ridwan memastikan calon dari kubu Agung akan ditolak karena presidium telah menyalahi aturan AD/ART. Tak hanya itu, posisi Agung CS yang mendaftarkan Golkar tandingan dianggap forum Munas Bali tidak bisa diterima. “Mereka mendaftarkan diri, bagaimana kami bisa menerima, mereka punya sikap sendiri kan. Presidium itu menyalahi aturan," ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo memastikan sampai saat ini hanya dua calon Ketua Umun yang siap bertarung, Aburizal Bakrie dan Airlangga Hartarto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Agung, para tokoh dari kubu lawan Aburizal Bakrie pun muncul satu persatu di bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Dari pantauan CNN Indonesia, Minggu (30/11) terlihat Zaenal Bintang, sebagai tokoh senior partai Golkar yang menjadi inisiator pembentukan Tim Penyelamat Partai Golkar terlihat turun dari pesawat pukul 11.00 WITA. (Baca juga: Kubu Agung Simpan 'Perwakilan' di Bali)
Munas IX Golkar recananya akan dibuka di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Minggu (30/11) pukul 19.00 WITA. Acara ini akan dihadiri sejumlah petinggi Golkar yang berwenang mengubah AD/ART untuk menentukan siapa Ketua Umum mereka selanjutnya.