"Semuanya akan kami teliti dan cek satu persatu. Kalau memang ada indikasi boros akan langsung dipotong," ujar Jokowi, Senin pagi (1/12).
Hal itu disampaikan Jokowi kepada pers usai menjadi inspektur upacara Hari Ulang Tahun Ke-43 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2014 dan Pencanangan Gerakan Nasional Revolusi Mental Aparatur Sipil Negara di Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (1/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi menilai aparat birokrasi di Indonesia mulai menunjukkan keinginan kuat untuk memperbaiki diri. Namun Jokowi tak menyebutkan contoh perbaikan di tubuh birokrasi Indonesia yang dikenal berbelit dan menghabiskan banyak waktu.
"Saya melihat ada keinginan yang kuat dari birokrasi kita untuk memperbaiki. Dari yang sudah baik menjadi lebih baik lagi," kata Jokowi.
Mantan Wali Kota Surakarta itu hanya memastikan akan memperbaikin sistem birokrasi. Di masa mendatang, birokrasi Indonesia akan menganut one stop service di setiap sektor.
"Kami akan memperbanyak kegiatan yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa lewat e-catalog untuk mempercepat. Pasti akan lebih cepat," ujar pria kelahiran 1961 itu.
Tak hanya itu, hadir pula Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bersama Yuddy dan Ahok, Jokowi mengenakan seragam KORPRI dan peci hitam.