"Saya belum dapat yang pasti, kami sedang mencari tahu siapa, apa pangkatnya, tugasnya di mana," ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut, Laksamana Pertama Manahan Simorangkir, ketika dihubungi CNN Indonesia, Selasa (2/12).
Meski demikian, pihaknya sempat menghubungi Wakapolres Bangkalan Kompol Yanuar Herlambang yang memimpin operasi penangkapan tiga orang di Bangkalan, Madura. "Saya sudah konfirmasi ke Wakapolres Bangkalan, yang mengonfirmasi perwira saya, katanya tidak ada. Tapi kami masih dalami karena belum pasti," ujarnya.
Sebelumnya, Komisioner KPK Adnan Pandu Praja mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan Senin (1/12) pukul 23.00 WIB. Dalam operasi tersebut, KPK mencokok Fuad dan menyita duit senilai Rp 700 juta sebagai barang bukti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini KPK masih terus mendalami perkembangan kasus tersebut. Abraham Samad menuturkan pihaknya masih belum merumuskan apakah tindakan penerimaan 'jatah' pembayaran suplai gas oleh pihak swasta kepada politikus Gerindra tersebut termasuk penyuapan, gratifikasi, atau pemerasan.