"Karena saat ini sedang ada riak-riak maka saya terpaksa harus membentuk tim khusus," kata Yasonna. Namun dia belum mau menyebutkan siapa saja orang yang akan masuk dalam tim khusus tersebut. "Yang pasti dari internal," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insya Allah optimistis karena kami melakukan sesuai prosedur tata cara Munas," katanya sesaat setelah keluar dari kantor Kemenkumham, Senin (8/12). Dia pun tidak mempermasalahkan soal Munas Partai Golkar yang dilakukan oleh Tim Penyelamat Partai Golkar di Ancol, Sabtu (6/12).
Selain Ical, kader Golkar lain pun turut mendatangi kantor Kemenkumham untuk menemani Ical. Orang-orang tersebut di antaranya adalah MS Hidayat, Idrus Marham, Bambang Soesatyo, dan Nurdin Halid.
Yasonna mengatakan akan segera memeriksa laporan yang kubu Ical berikan tapi tidak bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan. "Intinya akan kami lihat, baca, lalu analisis," katanya sambil masuk ke kendaraan dinasnya.