Ketua Umum DPP Serikat Pekerja Nasional (SPN) Iwan Kusmawan mengatakan, sudah jadi kewajiban pemerintah untuk mensejahterakan buruh melalui gaji layak. Karena itu Iwan menegaskan akan terus melawan jika upah yang disepakati tidak sesuai harapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, poin kebutuhan hidup layak (KHL) sesuai yang diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 13 tahun 2013 diharapkan bertambah dari 60 item menjadi 84 item. "Kami menolak kenaikan harga BBM," kata Iwan. Pekerja alih daya (outsourcing) dan guru honorer juga diharapkan segera diangkat.
Iwan mengklaim akan mendatangkan 50 ribu orang buruh dari pabrik-pabrik yang ada di Jabodetabek. Namun baru sekitar 2.000 orang yang hadir di Bundaran HI.
Selain SPN, serikat buruh yang akan bergabung menurut Iwan adalah KSPI, KSPSI, KBSI, SBTPI, dan FPBI. Mereka berasal dari Banten, Karawang, Serang, Tangerang, Jakarta, Depok, dan Bogor. Iwan mengancam akan menggelar aksi mogok nasional jika tuntutannya tidak dipenuhi.