"Mereka belum mengeluh. Jiwa gotong-royong mereka hebat, dan fisik mereka tangguh," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Margo Wiyono, Senin (15/12), kepada CNN Indonesia. Ketegaran para pengungsi itu amat membantu petugas di lapangan sehingga penanganan di lokasi pengungsian berjalan lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga hari ini, tercatat ada 1.742 jiwa pengungsi yang tersebar di 17 lokasi pengungsian. Beberapa titik yang dijadikan posko pengungsian ialah tempat-tempat publik puskesmas, tempat ibadah, kantor kecamatan, hingga tenda pengungsian yang didirikan petugas.
Meski pengungsi tertangani baik, upaya antisipasi tetap dilakukan agar penderitaan warga di lokasi pengungsian tidak bertambah.
Akibat longsor yang terjadi Jumat sore (12/12) itu, puluhan orang belum ditemukan. Petugas dan relawan masih terus mencari puluhan korban yang hilang. Korban tewas yang teridentifikasi saat ini tercatat 39 orang. Jumlahnya kemungkinan akan terus bertambah mengingat masih banyak warga yang belum ditemukan.
Longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah itu. Sebanyak 105 rumah tertimbun longsor. Satu masjid dan sungai sepanjang 1 km rata dengan tanah. Sawah masyarakat seluas 8 hektare dan kebun palawija 5 hektare juga rusak parah.