"Sudah jelas, ada salah satu mantan terpidana terorisme baru keluar dr kasus terorisme, yang baru keluar jalani hukuman kasus terorisme," kata Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti di kantornya, Jakarta. Namun, pada saat itu ia tidak bisa menyebutkan identitas bekas teroris yang dia maksud.
Saat dikonfirmasi kepada Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Ronny Sompie, dia menyebut orang yang dimaksud berinisial MS. "Ya, betul, atas nama MS dari Aceh," ujar Ronny di kantornya, Rabu (17/12).
Ronny tidak bisa merinci identitas orang tersebut. Namun dia menyatakan, saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh Detasemen Khusus Antiteror 88.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
12 WNI yang dimaksud adalah tiga orang laki-laki, empat orang perempuan, dan lima orang anak yang diamankan di Bandar Udara Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka berencana untuk bepergian ke Suriah.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menyebutkan, hingga tahun ini sekitar 300 WNI telah bergabung dengan ISIS. Sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa berusia 17 hingga 25 tahun.