Ahok mengatakan sebelum ruangan itu ditempati, ia bertanya langsung apa saja yang dibutuhkan Djarot di ruangannya. Ia lalu meminta kepada Biro Umum untuk memenuhi kebutuhan Wakil Gubernur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu ia memastikan sofa untuk ruangan Djarot sudah tersedia. Apalagi mantan Wali Kota Blitar itu berasal dari partai politik sehingga Ahok memperkirakan bakal banyak tamu yang diterima Djarot.
Hari ini Djarot akan resmi mendampingi Ahok memimpin ibu kota. Ahok sendiri yang akan melantiknya. Djarot dipilih Ahok setelah PDI Perjuangan, partai asal Djarot, merestui pilihan Ahok atas mantan Wali Kota Blitar dua periode itu.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, seorang gubernur memiliki kewenangan untuk memilih dan melantik sendiri wakilnya.
Djarot sebelumnya memimpin Kota Blitar selama dua periode. Pengalaman birokrasi selama 10 tahun itulah yang membuat Ahok menjatuhkan pilihan pada Djarot. Djarot dinilai Ahok berhasil menata pasar dan pedagang kaki lima di salah satu kota di Jawa Timur itu.