Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BN{B) Sutopo Purwu Nugroho, masih ada 29 warga yang dilaporkan hilang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Longsor terjadi Jumat sore (12/12) di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sejak siang. Sebanyak 105 rumah tertimbun longsor. Satu masjid dan sungai sepanjang 1 km rata dengan tanah akibat longsor. Selain itu sawah seluas 8 hektare dan kebun palawija 5 hektare juga rusak parah.
Selain Banjarnegara, ada beberapa daerah di Indonesia yang rawan longsor. Dalam catatan BNPB sebanyak 40,9 juta jiwa hidup di daerah rawan longsor.
Tanah longsor juga menurut Sutopo adalah bencana alam yang paling banyak menelan korban jiwa. Sepanjang tahun ini (sebelum longsor Banjarnegara) ada 248 orang tewas. Jumlah ini hampir 2/3 korban bencana alam di Indonesia.