Kedatangan Leo dan Ibnu ke MPR untuk mengantarkan surat pergantian Fraksi Golkar di MPR. “Hari ini kami serahkan surat pergantian kepada Ketua MPR Zulkifli Hasan,” kata Leo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulkifli tiba di MPR setelah Leo. Ia kemudian menyapa Leo. “Damai, damai di bumi,” ujar politikus Partai Amanat Nasional itu sambil tersenyum.
Terkait manuver kubu Agung menyerahkan surat pergantian Fraksi Golkar ke DPR dan MPR, Aburizal sebelumnya berpendapat hal itu seperti kenakalan yang dilakukan oleh anak kecil, dan amat memalukan bagi Golkar.
Ketua Fraksi Golkar di DPR, Ade Komarudin, meminta kepada Ketua DPR Setya Novanto untuk tidak menanggapi surat dari kubu Agung itu, bahkan meminta Setya untuk mengembalikan surat itu saja.
Ade menegaskan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly jelas mengatakan mengakui kepengurusan Golkar hasil Munas Riau 2009. Hal itu ia nilai cukup kuat untuk dijadikan dasar pengembalian surat kubu Agung.
“Karena artinya pimpinan Fraksi Partai Golkar yang sah itu ialah yang ditunjuk oleh Aburizal Bakrie dan Idrus Marham selaku ketua umum dan sekjen Golkar hasil Munas Riau,” ujar Ade.
Golkar saat ini terbelah dua antara kubu Agung dan Aburizal. Kepengurusan Golkar versi kedua kubu sama-sama ditolak disahkan oleh Menkumham. Golkar diminta untuk menyelesaikan konfliknya di internal partai lebih dulu lewat mekanisme Mahkamah Partai. Bila gagal, Golkar diminta untuk membawa perselisihannya ke pengadilan.