Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (19/12), menyatakan korban terluka bukan karena letusan, melainkan karena jatuh ketika melarikan diri saat erupsi terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara korban yang menderita luka ringan adalah Anggi Juandi Tanjung, Zainudin Bayau, Hairul Miat, Asril Efendi, dan Randi. Mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.
Sebelum letusan, menurut Sutopo, terjadi peningkatan kegempaan sejak pukul 17.30 WIT. Aktivitas ini terus meningkat tajam hingga pukul 22.09 WIT. "Peningkatan kegempaan ini telah dilaporkan ke BPBD, status waspada telah dinaikkan ke siaga," kata dia.
Saat ini Gunung Gamalama masih mengeluarkan asap putih-abu-abu dan abu vulkanik. Kota Ternate disiram hujan abu tipis, sementara Bandara Sultan Babullah di Kota Ternate ditutup sementara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ternate telah membagikan masker kepada masyarakat. Kondisi Ternate sejauh ini masih normal, aktivitas berjalan seperti biasa, dan tak ada pengungsi.