“Hingga saat ini baru dua kapal selam yang kita miliki. Minimal kita butuh 12 kapal selam untuk menjaga keutuhan NKRI,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Marsetio dalam konferensi pers usai Rapat Pimpinan TNI di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (23/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyatakan alokasi anggaran untuk pembuatan kapal selam tambahan bagi TNI AL sudah disediakan pemerintah dalam APBN 2015. Anggaran mutlak diperlukan untuk pengadaan sarana perang bagi armada AL.
“Jumlah kapal kita masih terbatas. Jangan dikira penenggelaman kapal bisa dilakukan dengan cepat. Harus ada beberapa pertimbangan agar kita tidak melanggar hukum keamanan internasional yang berlaku,” kata Moeldoko.
Sebelumnya Moeldoko mengatakan, kelangkaan bahan bakar minyak untuk operasional kapal laut juga menjadi penghambat kinerja TNI. Oleh sebab itu TNI berharap pemerintah menambah anggaran pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista).