"Sudah banyak visinya yang disepakati," ujar Theo di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (23/12).
Ia pun memaparkan beberapa poin visi yang telah disepakati. Pertama sepakat untuk mengutamakan pendekatan islah untuk mengatasi masalah dualisme yang terjadi saat ini.
Kemudian, adanya kesepakatan agar perselisihan dilokalisasi hanya di tingkat pusat dan tak meluber ke pengurus di tingkat bawah. "Kami bersepakat untuk menghentikan kegiatan-kegiatan yang dapat memperuncing masalah yang berdampak ke daerah-daerah," tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, ia menekankan memang persentase penyelesaian masalah ini melalui pengadilan pun mengecil dengan adanya perundingan ini. "Iya bisa dikatakan seperti itu. Itu menjadi jalan terakhir apabila tidak dapat diselesaikan," tegasnya.
Perundingan ini dimulai sekitar pukul 16.30 WIB tadi, dan selesai sekitar pukul 18.30 WIB.