Menurut Ahok, sapaan akrab Basuki, seringnya cuaca ekstrim yang melanda Jakarta, membuat papan reklame berpotensi sering jatuh atau rubuh. "Papan reklame harus hilang dari Jakarta dan diganti LED. Semakin bahaya (keberadaan) reklame di Jakarta. Kenapa semua kota besar di dunia sudah memakai LED, kita tidak?" kata Ahok di Balaikota, Selasa (23/12).
Ahok juga mengatakan, dirinya telah melakukan rapat dengan Sekretaris Daerah dan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) untuk membahas strategi biaya yang akan diterapkan agar calon pengiklan beralih ke reklame LED (Light Emitting Diode).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya tadi telah saya bahas dengan Sekda dan BPKD. Harusnya dikenakan tarif berdasarkan komisi dari (pemasang) LED itu. Ini ada yang nakal, memberikan jasa memasang reklame LED biayanya lima kali lipat dari papan biasa. Gimana mau ada yang masang LED?!" ujarnya.
Wacana penggantian papan reklame dengan bentuk LED sebenarnya sudah berhembus sejak 2013 lalu. Namun, hingga kini masih banyak reklame berbentuk papan yang terlihat berdiri di beberapa wilayah di Jakarta.