"Banyak hal yang berubah, semangat, kedua fasilitas, bangunan, begitu banyak, malah mulai macet. Tapi yang terpenting semangat, perubahan-perubahan," kata JK di Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam (NAD), seperti yang dilaporkan reporter detikcom, Muhammad Taufiqqurahman, Kamis (25/12).
JK mengaku senang kembali ke Aceh. Dirinya menyebutkan memiliki banyak sahabat di sana dan senang bisa bertemu kembali dengan masyarakat Aceh.
“Kita telah bersama-sama lama sekali lebih 10 tahun," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 10 tahun yang lalu, menurut JK, dirinya pernah memerintahkan untuk membuka semua pintu gembok logistik pangan bagi rakyat Aceh. Upaya itu, katanya, harus dilakukan secara 'paksa'.
Sepuluh tahun lalu, bencana besar melanda Nanggroe Aceh Darussalam. Ahad pagi, sekitar pukul 07.58 WIB, gelombang pasang melumat dan menyengsarakan jutaan warga Aceh. Ratusan ribu jiwa melayang, sementara puluhan ribu lainnya dinyatakan hilang.