"Kribo itu singkatan dari ‘kunci rahasia bahan kreasi organik.’ Saya usaha organik," kata Kribo. Mendengar ucapan itu, Jokowi kontan terbahak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Untuk Bapak Jokowi, Presiden Republik Indonesia periode 2014-2024, mohon maaf, tadi Bapak bilang malu sama Presiden Vietnam. Jangan malu, Pak. Saya dari 2008 sudah ekspor beras organik ke Jerman, Amerika, Singapura, Malaysia,” ujar Kribo disambut tepuk tangan Jokowi, para menteri, dan hadirin.
Sebelumnya, Jokowi bercerita bahwa ketika ASEAN Summit, November lalu, Presiden Vietnam Truong Tan Sang bertanya kepadanya kapan Indonesia akan beli beras hasil produksi Vietnam lagi. Mendengar pertanyaan Truong, setibanya di tanah air Jokowi langsung memanggil Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan menginstruksikan untuk tidak mengimpor beras lagi.
Mendengar ucapan Kribo, Jokowi sepakat. "Apa yang disampaikan Kang Kribo tadi betul 100 persen. Memang kita ingin mengenbangkan padi sawah organik. Target kita 500 ribu hektare. Itu bisa ditiru, karena sekarang ini hampir di seluruh dunia nyari produk-produk organik," kata Jokowi.
Jokowi pun meminta Kribo untuk menyebarkan ilmunya kepada petani lokal lebih dulu, bukan hanya mengajar ke luar negeri. "Pak Mentan tolong catat itu Kang Kribo, bisa kita suruh keliling nyebar ilmu produk pertanian organik," kata Jokowi kepada Menteri Pertanian.
Jokowi ke Subang dalam rangka memberikan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara kepada 94 individu/kelompok, pengusaha, dan aparatur negara yang dianggap berprestasi dalam mewujudkan kemandirian pangan; serta memberikan bantuan 1.099 mesin traktor kepada kelompok tani di Jawa Barat.