Menurut Djoko, kontak terakhir antara pesawat dan menara pengawas bandara Soekarno Hatta terjadi pada jam 06.12 WIB. Saat itu pilot atau co pilot Air Asia memohon izin untuk terbang ke ketinggian 38.000 kaki dari ketinggian normalnya 32.000 kaki. “Saat itu pilot meminta untuk menghindari awan ke kiri dari jalur sebelumnya,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kalau melihat dari kondisi yang disampaikan Bandara Juanda dalam dokumen penerbangan menunjukan kondisi banyak awan," kata Syamsul, Minggu (28/12) kepada CNN Indonesia.
Pesawat AirAsia QZ 8501 hilang kontak pagi tadi setelah beberapa saat lepas landas dari Bandar Udara Juanda,Surabaya. Pesawat keluaran Airbus ini bertujuan ke Singapura dengan 155 orang penumpang.