Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo, Minggu (28/12), mengatakan saat ini seluruh unsur dikerahkan. TNI Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Badan SAR Nasional (Basarnas) sudah bergerak ke titik terakhir kontak. Lokasi terakhir di mana pesawat tersebut bisa dihubungi adalah di perairan antara Pontianak dan Tanjung Pandan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemenhub melalui RI 1 sudah meminta TNI Angkatan Darat untuk melakukan upaya di darat sampai pegunungan," katanya.
Namun Djoko tak menutup kemungkinan suatu saat bantuan dari negara tetangga diterima untuk mempercepat proses pencarian. Dari 162 orang yang ada dalam pesawat, 155 orang di antaranya adalah warga negara Indonesia. Selain itu ada tiga orang warga Korea Selatan, dan masing-masing satu orang warga negara Singapura, Inggris, Malaysia dan Perancis. "Warga Perancis ini yang jadi kopilot," kata Djoko.
Kementerian Luar Negeri menurut Djoko sudah berkoordinasi dengan kedutaan besar negara-negara yang warga negaranya ada di dalam pesawat tersebut.