Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI F.H. Bambang Soelistyo mengatakan saat ini teknologi yang digunakan pihaknya berupa marine detector dengan sistem sonar. "Kami memang memakai teknologi sistem sonar, tetapi spesifikasinya kurang tinggi untuk kedalaman laut tertentu," kata dia kepada CNN Indonesia, Senin (29/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memaksimalkan pencarian, tegas Bambang, tim membutuhkan bantuan teknologi pendeteksi dengan spesifikasi yang lebih baik. Drone bawah laut berbentuk kapsul adalah jawabannya. "Kapsul bawah laut ini mampu mencari di dasar laut dan membantu evakuasi," kata dia.
"Drone bawah laut itu bentuknya semacam robot yang bisa dikendalikan oleh manusia. Kita belum punya sama sekali alat itu," kata Bambang.
Pesawat AirAsia QZ8501 lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya, dengan membawa 155 penumpang. Pesawat dinyatakan hilang kontak dengan menara pemandu lalu lintas udara di Jakarta pukul 07.15. Dalam pesawat menuju Singapura tersebut juga terdapat dua pilot, empat awak kabin, dan seorang mekanik. Dari total orang di dalam pesawat, 149 merupakan warga negara Indonesia, tiga Korea Selatan, dan tiga lainnya Prancis, Malaysia, dan Singapura.