Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan hari ini dia melakukan kunjungan ke Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk berkoordinasi mengenai tawaran bantuan dari negara-negara itu. "Kemarin Minggu saya melakukan kontak dengan banyak menteri luar negeri di mana warga negaranya ada di pesawat. Banyak negara sudah menawarkan bantuan," kata Retno di Kantor Basarnas Pusat di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/12).
Retno mengatakan pertemuannya dengan tim Basarnas hari ini membicarakan persoalan tawaran bantuan luar negeri tersebut, baik dalam bentuk pesawat maupun kapal. Dia mengatakan pemerintah ingin memberikan perizinan secara cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Malaysia mengerahkan bantuan tiga kapal SAR yang perizinannya sudah diberikan oleh Kemenlu sejak Minggu (28/12) malam. Malaysia, kata Retno, juga menawarkan bantuan pesawat SAR C-130 yang sudah dapat izin sejak pagi ini.
Selain ketiga negara, Korea Selatan juga bergabung dalam deretan negara asing yang menawarkan bantuan pencarian. Negara ini menawarkan bantuan satu pesawat.
Retno juga membahas tiga negara lainnya, yakni Inggris, Amerika Serikat, dan Perancis, yang sudah menawarkan bantuan untuk pencarian. "Dubes kita di Washington menyampaikan kalau AS siap bantu melakukan pencarian AirAsia QZ5801," kata dia menjelaskan.
Retno mengatakan pihaknya akan berkoordinasi langsung dengan Basarnas untuk hal-hal yang mungkin jadi tambahan dalam operasi pencarian AirAsia QZ8501.