"Itu sekitar 140-150 kilo meter dari titik lokasi laporan terakhir pesawat. Ini baru temuan awal, kami belum pastikan apakah ini ceceran minyak dari pesawat atau kapal laut yang melintas," ujar Letnan Kolonel Penerbang I.G. Putu Setia, Kapten Pilot Hercules A-1319 di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Senin (29/12).
Putu menjelaskan pada dua jam pertama pencarian pesawat QZ8501 di atas perairan Tanjung Pandan, timnya tidak menemukan apapun. Namun, setelah mendengar kabar temuan ceceran minyak tak jauh dari titik koordinat akhir hilangnya pesawat, Hercules yang dipilotinya menambah jam terbang untuk memastikan temuan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, tim akan melaporkan seluruh temuan ke Posko untuk diputuskan langkah selanjutnya. Nanti, kata Putu, akan ada tim yang diterjunkan untuk mengambil sampel minyak di lokasi temuannya itu.
"Sebanyak lima pesawat kami kerahkan dengan area jangkauan sekitar 3.600 mil. Yakni dua Hercules, satu Boeing, dan dua heli," tuturnya.
Seluruh Operasi Search and Rescue ini, kata Sri Pulung, berada di bawah koordinasi Badan SAR NAsional (Basarnas). Sedikitnya 30 tentara diterbangkan menggunakan hercules untuk mencari, di luar crew pesawat Boeing dan helikopter. "Lama penerbangan hari ini total 9 jam," tuturnya.