Pencarian Pesawat

Serpihan Tersebar di Selat Karimata, akan Diangkat Basarnas

Lalu Rahadian, Megiza, CNN Indonesia | Selasa, 30/12/2014 13:43 WIB
Serpihan Tersebar di Selat Karimata, akan Diangkat Basarnas Petugas menunjukkan gambar serpihan yang ditemukan di perairan selatan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. (CNN Indonesia/Lalu Rahadian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Memasuki hari ketiga pencarian AirAsia QZ8501, Selasa (30/12), serpihan-serpihan ditemukan tersebar di Selat Karimata yang menghubungkan Sumatera dan Kalimantan. Saat ini Badan SAR Nasional tengah berupaya mengangkat serpihan tersebut.

“Tim di atas helikopter akan turun untuk mengambil dan mengecek serpihan tersebut," kata Kepala Subbagian Hubungan Pers Basarnas, M. Yusuf, di Kantor Pusat Basarnas.

Serpihan yang akan diangkat tersebut ialah yang berlokasi di perairan Pulau Belinyu, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Serpihan itu berwarna merah dan putih, terlihat jelas dari Helikopter Dolphin milik Tim SAR.


Sementara serpihan lain ditemukan di perairan Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Ada pula serpihan di perairan Pulau Tujuh, Kabupaten Natuna, Kelupauan Riau. Mayoritas serpihan tersebar di sekitar Bangka Belitung. (Baca: Pemda Belitung Timur Kerahkan Segala Upaya untuk Cari QZ8501)

Namun ada pula serpihan yang ditemukan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. “Untuk serpihan di sektor 12-13 Pangkalan Bun, fotonya masih buram. Kami harus melakukan akurasi lebih dulu,” kata Kepala Seksi Operasi Badan SAR Bangka Belitung, Andriandi.

Serpihan di Pangkalan Bun itu ditemukan oleh pesawat Hercules TNI AU saat terbang rendah di Selat Karimata. Serpihan berwarna merah, putih, hitam, dan oranye. Total ada sembilan serpihan yang ditemukan di lokasi itu. (Baca: Ada 9 Serpihan yang Ditemukan Basarnas di Pangkalan Bun)

Sebelumnya, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) meminta pencarian QZ8501 mempertimbangkan arah angin saat pesawat menghilang dari radar.

“Dari radar penerbangan, sudah diketahui titik koordinat terakhir pesawat. Tapi harus diperhitungkan juga ada angin cukup kuat dari arah barat ke timur,” kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin kepada CNN Indonesia.

Menurut Thomas, QZ8501 mungkin berada di dekat Belitung. “Tapi melihat arah angin, bisa jadi pesawat terempas ke arah timur, mendekati pantai Kalimantan,” kata dia.