"Oleh karena itu penyelam masih bisa dimanfaatkan untuk evakuasi," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/12).
Soelistyo menjelaskan, pasukan penyelam berjumlah total 21 orang tengah disiapkan. Mereka terdiri dari 11 penyelam dari Dinas Penyelam TNI Angkatan Laut dan 10 penyelam dari Basarnas Special Group (BSG).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basarnas telah menemukan serpihan di Laut Jawa mendekati Selat Karimata. Temuan tersebut di antaranya sejumlah jasad yang diduga korban pesawat AirAsia, lempengan logam diduga bentuk pesawat, beberapa serpihan, termasuk benda terapung yang diduga emergency exit door pesawat.
Hal itu berlanjut ketika pesawat Hercules C-170 menemukan logam di posisi 08 derajat 50 menit 43 south 110 derajat pada pukul 11.07 WIB.