Saat bersandar di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Rabu dini hari tadi, para anggota BSG telah mempersiapkan seluruh peralatan selam yang mereka bawa dari Jakarta. Mereka memeriksa kondisi 11 tabung oksigen yang masing-masing berkapasitas 200 bar, alat pendeteksi benda bawah laut serta peralatan komunikasi bawah air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KN 224 adalah salah satu kapal milik Basarnas yang diterjunkan ke Teluk Kumai untuk membantu proses evakuasi. Kapal ini membawa 20 anggota BSG dengan kemampuan khusus penyelamatan dan pencarian. Sudah empat hari kapal ini berada di laut untuk mencari serpihan dan korban tragedi AirAsia QZ8501.
Ikatan Alumni Geodesi ITB Nanang Hengky Soeharto yang memimpin misi pencarian badan pesawat di atas kapal survei Mahakarya Geosurvey memperkirakan badan pesawat ada di kedalaman 40 meter. Pencarian akan dilakukan di area seluas 121 x 174 km persegi di sektor 4 area pencarian. Nanang mempekirakan jika badan pesawat masih berukuran besar maka tidak akan bergeser terlalu jauh di bawah dasar laut.