Malam Pergantian tahun menjadi momentum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengajak seluruh warga Jakarta untuk ikut prihatin dengan duka mendalam yang dialami para korban dan keluarganya. Bersama sang Wagub, Djarot Saiful Hidayat, doa pun Ahok pimpim dari panggung utama JFN 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiba di panggung utama, Ahok tak banyak basa-basi. Ia segera memimpin doa bersama sembari membawa lilin berwarna-warni.
Riuhnya warga, sekaan lupa jika doa tengah dibacakan dan lebih dan warga lebih memilih sibuk mencari posisi paling pas menyaksikan pesta kembang api. Letusan demi letusan kembang api yang dibawa warga membuat situasi tak juga kusyuk.
Meski bangsa tengah dirundung suasana duka, riuh kembang api nampaknya tak bisa lepas dari semarak pesta pergantian tahun. Tepat pukul 00.00, pesta kembang api dimulai. Selama kurang lebih sepuluh menit ribuan warga diajak untuk menikmati hingar bingar pesta kembang api. Sang gubernur pun menganggap wajar seremoni ini.
"Mungkin itu bentuk optimisme. Kita kan enggak bisa larut dalam dukacita terus," kata Ahok di rumah dinas gubernur di kawasan Menteng sebelum melakukan safari ke JFN, Rabu (31/12) malam.
Mantan Bupati Belitung Timur ini tak luput membeberkan asanya atas Jakarta di tahun 2015. Sederhana saja, ia hanya meninginkan Jakarta menjadi tertib dan lebih baik.
Kemeriahan pesta kembang api pada perayaan tahun baru di Jakarta. (CNN Indonesia/Ranny Virginia) |
"Tuhan memberkati Jakarta, Tuhan memberkati Indonesia," kata mantan politisi Partai Golkar ini menutup perjumpaan sesaatnya dengan ribuan warga Jakarta. (pit/pit)
Kemeriahan pesta kembang api pada perayaan tahun baru di Jakarta. (CNN Indonesia/Ranny Virginia)