Pintu darurat berwarna perak itu sebelumnya diangkat dari laut oleh kapal Malaysia, Kapal Diraja (KD) Lekir, dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Bersama benda itu, ada pula tabung oksigen dan tangga darurat di pesawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang segera menyerahkan benda-benda itu kepada otoritas Badan SAR Nasional di posko evakuasi utama di Landasan Udara Iskandar, Pangkalan Bun.
Evakuasi benda-benda itu menuju Pelabuhan Panglima Utar Kumai tidak berjalan mulus. Saat hendak bersandar, nakhoda KP Punai tak mampu mengendalikan kemudinya. Alhasil buritan KP Punai menabrak haluan KN Purworejo yang sedang parkir di belakangnya. Beruntung, KN Purworejo milik Basarnas tak mengalami kerusakan. (Baca: Ombak Tinggi, Basarnas Ganti Kapal) (agk)