Keempat jenazah tersebut tiba di Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada pukul 11.45 Waktu Indonesia Barat (WIB) setelah diterbangkan dari Bandara Pangkalan Bun.
"Kami juga menerima jenazah empat orang dengan jenis kelamin dua lelaki dan perempuan. Saat ini, sedang diperiksa post mortem oleh tim DVI," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anas Yusuf di RS Bhayangkara, Surabaya, Kamis (1/1).
Meskipun demikian, pihaknya belum bisa memastikan hasil identifikasi bisa dirilis kepada awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim forensik RS Bhayangkara akan mencocokkan data ante mortem dan post mortem dari tiap jasad. Data ante mortem tersebut merupakan data yang melekat dan ditemukan di tubuh jenazah. Setelah data cocok, tim akan menyerahkan hasilnya kepada pihak AirAsia.
Sebelumnya, Koordinator Tim Ante Mortem Ajun Kombes dr Ony Swasono mengatakan setiap jasad akan diidentifikasi oleh 12 tenaga ahli dan tenaga medis. Tim terdiri dari para polisi organik dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Terdapat pula spesialis forensik, antropologi forensik, psikologi forensik, dan ahli DNA. (utd/sip)