Menurut Koordinator Misi SAR Pangkalan Bun, Marsekal Muda Sunarbowo Sandi, KRI Bung Tomo saat ini tengah bergerak menuju lokasi yang dilaporkan terdapat bayangan hitam. Sebuah dugaan yang mengarah pada lokasi tenggelamnya badan pesawat dengan nomor penerbangan QZ 8501.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunarbowo juga mengaku belum mendapat kabar baik dari Basarnas pusat maupun tim laut mengenai lokasi pasti dari badan pesawat.
Pria yang juga menjabat Deputi Bidang Potensi Basarnas itu mengatakan pencarian masih terganggu oleh kondisi cuaca yang buruk. Akibatnya tim udara terpaksa pulang kandang lebih awal ke Lanud Iskandar.
"Awan mulai menghitam, ombak meninggi, dan angin berkekuatan 30 knot menerpa dari arah barat," ujarnya.
Sunarbowo mengungkapkan tim gabungan saat ini tengah berusaha melakukan percepatan pencarian, setidaknya selama satu-dua hari ke depan. Mereka pun memaksimalkan alat deteksi sonar yang dimiliki satuan gugus laut dari KRI Banda Aceh, RSS Swift, dan USS Simpson untuk mencari jejak-jejak dari pesawat yang menghilang pada akhir pekan lalu itu.
Sunarbowo juga menerangkan sejauh ini belum ada tim penyelam yg diterjunkan ke laut. Tim penyelam itu telah siap bertugas, namun masih menunggu titik pasti.
"(Penyelaman) itu pun dilakukan dalam kondisi laut tenang," ujarnya. (kid/sip)